Botox Bikin Senyum Jadi Kaku? Efek nya Bisa di Cegah loh, Yuk Kita Bahas!!
Botox sudah lama dikenal sebagai salah satu prosedur estetika populer untuk mengurangi kerutan dan membuat wajah tampak lebih segar. Namun, ada sebagian orang yang khawatir dengan efek sampingnya, terutama saat mendengar cerita bahwa senyum bisa menjadi kaku atau tidak natural setelah botox. Benarkah demikian?
Sebenarnya, botox bukan sekadar soal menyuntikkan cairan ke dalam otot. Presisi, pemahaman anatomi wajah, serta teknik penyuntikan adalah faktor penting yang menentukan hasil akhir. Setiap orang memiliki struktur otot wajah yang unik—ada yang letak otot rahangnya berdekatan atau bahkan tumpang tindih dengan otot senyum. Jika variasi ini tidak diperhitungkan dengan tepat, risiko senyum tampak kaku atau asimetris bisa saja terjadi.

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan perubahan pada ekspresi wajah setelah botox antara lain:
- Variasi anatomi otot wajah – Beberapa orang memiliki otot wajah yang posisinya saling berdekatan dengan area target botox, sehingga perlu penyesuaian teknik.
- Titik suntik yang terlalu anterior – Bila titik penyuntikan terlalu dekat ke bagian depan atau pipi, otot yang berperan dalam senyum dapat ikut terpengaruh sehingga senyum terlihat berat atau kaku.
- Teknik penyuntikan – Arah jarum, kedalaman suntikan, volume pada setiap titik, hingga cara penyebaran botox, semuanya berkontribusi terhadap natural atau tidaknya hasil.
Kabar baiknya, kondisi seperti senyum yang kaku tidak bersifat permanen. Efek botox akan berangsur-angsur hilang seiring waktu, biasanya dalam beberapa bulan. Jika mengalami hal ini, langkah terbaik adalah berkonsultasi kembali dengan dokter dan menyampaikan pengalaman yang dirasakan. Dengan begitu, dokter dapat menyesuaikan dosis, titik suntik, serta teknik penyuntikan pada sesi berikutnya agar lebih sesuai dengan anatomi wajah Anda.
Intinya, botox yang tepat justru bisa meningkatkan penampilan dan menambah rasa percaya diri, tanpa mengorbankan ekspresi alami wajah. Jadi, jangan ragu untuk berdiskusi terbuka dengan dokter sebelum melakukan perawatan agar hasilnya optimal dan sesuai harapan.
Konsultasikan dan lakukan treatment bersama dokter professional Maharis Clinic, reservasikan sekarang melalui Whatsapp +62 811-9326-333 (text only)!